Nabire, Papua Tengah. TV.Com – Praktik perjudian jenis kupon putih atau toto gelap (togel) dilaporkan kian marak dan beroperasi secara bebas di wilayah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

        PEMBELI KUPON PUTIH (TOGEL)

Dua sosok yang diduga kuat sebagai bandar besar, yakni SRI dan MM U disebut-sebut menjadi pemain utama di balik peredaran judi yang menjangkau wilayah Timur hingga Barat kota.

Berdasarkan Analisis
Praktik perjudian kupon putih (togel) yang beroperasi secara bebas dan sistematis.

​Diduga dikendalikan oleh dua bandar berinisial SRI dan MM U, melalui jaringan penulis/peluncur.

​Hal itu Tersebar di wilayah Timur dan Barat Kabupaten Nabire, termasuk area di samping tempat Ibadah (Mesjid) belakang pertokoan pusat kota.

Berlangsung secara rutin dengan modus “kucing-kucingan” untuk menghindari petugas.

​Diduga karena kurangnya tindakan tegas dan target operasional yang serius dari pihak berwenang setempat.

​HMenggunakan sistem “peluncur” atau penulis lapangan untuk menjual kupon kepada masyarakat secara terbuka.

Detail Operasional jaringan
​Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, kedua bos judi ini memiliki pembagian wilayah operasi yang cukup rapi.

​Klompok SRI Mendominasi wilayah bagian Timur Nabire dan beberapa titik di pusat kota. Mereka mengandalkan jaringan peluncur yang tersebar untuk menjaring pembeli.

Kelompok MM U yang suda Terdeteksi menguasai wilayah Nabire barat serta di kawasan disebelah rumah ibadah Mesjid tepatnya  di belakang pertokoan kota sangat jelas penulisnya.

Meski sering melakukan aksi “kucing-kucingan”, aktivitas mereka dinilai cukup vulgar karena dilakukan di lokasi-lokasi yang mudah diakses publik.

​Munculnya pemberitaan ini maka berfungsi sebagai bentuk kontrol sosial sekaligus memberikan petunjuk bagi aparat penegak hukum.

Masyarakat mempertanyakan komitmen pihak berwajib dalam memberantas penyakit masyarakat ini.

​”Jika pihak berwajib menjalankan fungsi dan tugasnya dengan maksimal, tentu praktik perjudian yang sudah terpetakan ini tidak akan dibiarkan tumbuh subur.

Mata dan telinga petugas seharusnya jauh lebih tajam dalam mendeteksi aktivitas ilegal ini,” ujar sumber dalam keterangan melalai via telephon.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya langkah nyata berupa Target Operasi (TO) terhadap para bandar besar tersebut agar stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah yang suda dijelaskan wilayahnya  agar tetap terjaga dari pengaruh negatif perjudian tersebut.
​Tim Redaksi / Onil