Makassar, Tropong Visual.Com – Berdasarkan hasil pantauan selaku sosial kontrol ,Pemerintah melalui Perum Bulog kembali merealisasikan penyaluran Bantuan Pangan Beras medium sebesar 20 kg dan minyak Kita 2 Liter/ KK untuk periode April 2026. (24-04-2026). Program tersebut merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

​Hasil pantauan langsung tim pewarta Tropong visual di lapangan, proses penyaluran mulai dilakukan pada pekan kedua April 2026. di wilayah Kota Makassar, dan pendistribusian terpantau berjalan lancar di dua titik utama, yakni Kantor Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo yang dipimpin langsung oleh Sattuan Ali, S.M.

Mekanisme dan target sasaran yakni ​Program bantuan sosial ini menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau mereka yang masuk dalam kategori dalam setiap KPM berhak menerima paket beras medium seberat 20 kg dan 2 liter minyak Kita .

Dalam beberapa program khusus di wilayah tertentu, bantuan ini juga disandingkan dengan tambahan 2 liter minyak goreng Kita.

​Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui titik-titik yang telah ditentukan, seperti kantor kelurahan, serta terespos juga dibalai desa, hingga kantor pos setempat untuk memudahkan akses masyarakat.
​
Syarat Pengambilan Bantuan, ​Bagi masyarakat yang telah menerima undangan dari pihak kelurahan, diwajibkan membawa sejumlah dokumen persyaratan saat melakukan pengambilan di lokasi, antara lain:
​Surat Undangan resmi.
​Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.

​Kartu Keluarga (KK) asli.
​Itupun dibrengi dengan,
​Proses pendistribusian ini mendapat pengawasan ketat dari instansi terkait guna memastikan bantuan benar-benar diterima langsung oleh tangan yang berhak dan tepat sasaran.

​Hingga berita ini diterbitkan dari hasil pantauan kontrol sosial tim pewarta tropong visual, warga di Kecamatan Tallo terlihat antusias mengantre dengan tertib sesuai jadwal yang tertera pada undangan masing-masing.

Pemerintah berharap masyarakat yang belum mendapatkan giliran agar tetap bersabar menunggu jadwal distribusi selanjutnya dari pihak kelurahan setempat jelas Sattuan Ali, S.M.
​Laporan: Tim pewarta Jumardi