​MAKASSAR, Teropong Visual. Com – Perkumpulan Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Makassar bergerak cepat memantapkan persiapan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal yang dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Juli 2026 mendatang. Kehadiran perwakilan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI) dipastikan akan menaikkan bobot dan kredibilitas gelaran prestisius ini.

Ketua DPD RHUKI Kota Makassar, Firdaus, HR., C.FlE., C.ILJ., memimpin langsung rapat finalisasi penetapan tugas kepanitiaan yang berlangsung di Jalan Teuku Umar 11 Lorong 3, Makassar. Rapat yang berjalan dinamis tersebut berlangsung hingga malam hari usai ibadah Isya, demi memastikan seluruh lini kepanitiaan siap bekerja secara taktis dan nyata (action).

Sinergi Kemenkum RI dan Pengukuhan Pengurus DPD

​Firdaus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota yang menunjukkan komitmennya, baik yang hadir langsung dalam rapat maupun yang aktif berkoordinasi melalui ruang digital. Menurutnya, keaktifan ini menjadi modal utama dalam membangun dan membesarkan RUHKI di Kota Makassar.

​”Ini adalah kesempatan emas. Diklat ini mengusung tema ‘Penguatan Paralegal Masyarakat & Akses Keadilan’. Menghadirkan Kementerian Hukum RI secara langsung sebagai pemapar materi adalah kebanggaan sekaligus pembuktian eksistensi RHUKI dalam mengedukasi hukum praktis ke masyarakat,” ujar Firdaus.

​Selain Diklat Paralegal, momentum bersejarah pada tanggal 12-14 Juli 2026 tersebut juga akan dirangkaikan dengan agenda Pengukuhan Pengurus DPD RHUKI Kota Makassar.

​Sambut Menteri dengan Adat Makassar

​Saat ini, panitia tengah menantikan hasil disposisi dari Wali Kota Makassar terkait penggunaan aula yang akan menjadi pusat kegiatan. Guna memastikan acara berjalan mulus tanpa hambatan, pembagian tugas spesifik telah ditetapkan agar tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab.

​Panitia telah memetakan penanggung jawab untuk berbagai sektor krusial, mulai dari penataan ruangan, monitoring sistem suara (sound system), hingga tim khusus penjemputan seremonial.

​Sebagai bentuk penghormatan, kedatangan pihak Kementerian Hukum RI nantinya akan disambut dengan prosesi adat khas Makassar, lengkap dengan alat peraga tradisional, tarian penyambutan, serta iringan musik Ganrang Bulo.

​Jadwal dan Agenda Kegiatan

​Edukasi hukum eksklusif bersama para pakar ini akan berlangsung selama tiga hari dengan rincian agenda sebagai berikut:

  • ​12 Juli 2026: Pelatihan awal, geladi bersih, dan persiapan teknis bersama seluruh peserta dan pengurus.
  • ​13 Juli 2026: Pembukaan resmi dilanjutkan dengan pemaparan materi Diklat Paralegal.
  • ​14 Juli 2026: Pendalaman materi, pelatihan hukum praktis, dan diskusi interaktif bersama Kementerian Hukum RI dan RHUKI.

​Melalui pelatihan intensif langsung dari otoritas hukum negara ini, RUHKI Kota Makassar berharap dapat melahirkan paralegal-paralegal andal yang mampu menjadi jembatan keadilan bagi masyarakat luas. (Juna/Red))